Home
Lahirkan Wirausaha Muda, Belmawa Dikti Siapkan Modal Usaha
gallery5
share :

Lahirkan Wirausaha Muda, Belmawa Dikti Siapkan Modal Usaha

Workshop Kewirausahaan UPT Perkasa Unmul

UPT. Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (Perkasa), Universitas Mulawarman (Unmul) menyampaikan informasi tentang Program Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) dalam sebuah Workshop Kewirausahaan di Aula Lantai Tiga, Gedung Perpustakaan Unmul. Program KBMI merupakan revitalisasi dari Program Mahasiswa Wirausaha (PMW).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Encik Akhmad Syaifudin., MP, sebelum membuka acara menyatakan bahwa, program ini pada awal implementasinya bersifat desentralisasi namun sekarang telah bersifat sentralisasi atau terpusat di Kementerian.

Salah satu dosen pendamping KBMI, Dr. Ir. Hj. Andi Noor Asikin., M.Si menjelaskan, pagu dana yang tersedia sebesar 10 hingga 40 juta untuk per judul proposal yang dinyatakan layak atau lolos seleksi. Sementara itu untuk kriteria peserta diantaranya adalah merupakan mahasiswa aktif S1 atau Diploma, serta kelompok pengusul minimal tiga dan maksimal lima orang.

KBMI pula disampaikannya harus sinergi dengan Studium General Kemahasiswaan, PKM-K, Program Belajar Bekerja Terpadu (PBBT), Kuliah Kerja Usaha (KKU), dan Program Kewirausahaan lainnya yang telah diikuti mahasiswa calon penerima modal.

Meski begitu, prioritas program ini adalah untuk pengembangan usaha bagi mahasiswa yang sudah memiliki usaha dan ingin mengembangkannya. “Adapun komoditi jenis usaha yang diusulkan harus terdiri dari lima kategori yakni makanan atau minuman, jasa dan perdagangan, industri kreatif, teknologi dan produksi budidaya,” jelasnya. Rabu, (17/05).

Dihadapan ratusan mahasiswa disampaikan pula bahwa tujuan khusus program ini adalah untuk melahirkan wirausaha baru berbasis teknologi (technopreneur) dari kalangan intelektual. Serta bertujuan umum menumbuhkan karakter bisnis untuk memulai dan mengembangkan usaha, membangun keterampilan usaha juga menumbuhkembangkan wirausahawan baru dari lingkungan kampus.

Sedangkan, pada tahapan seleksi diutarakannya, setiap Perguruan Tinggi maksimal mengusulkan 25 proposal KBMI ke Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa), Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Pengajuan proposal paling lambat pada 31 Mei, dan pengumuman hasil seleksi tepat ditanggal 23 Juni 2017. (hms/frn)

Tinggalkan Komentar