Home
Unmul dan UBT Akan Implementasikan Program PPJ
gallery5
share :

Unmul dan UBT Akan Implementasikan Program PPJ

Rektor UBT:  Unmul Selaku Pembina dalam Membimbing

Sebagai universitas terbesar dan tertua di Kalimantan Timur (Kaltim), keberadaan Universitas Mulawarman (Unmul) selalu menjadi rujukan perguruan tinggi di sekitar pulau Kalimantan untuk melakukan kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Terbaru, Universitas Borneo Tarakan (UBT), sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) baru di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berniat menggandeng universitas dengan 14 fakultas ini sebagai mitra kerja.

Di Ruang Kerja Rektor Unmul, Prof. Dr. Adri Paton., M.Si selaku Rektor UBT, bersama Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si sepakat melakukan kerjasama yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU) dan ditandatangani langsung oleh kedua pimpinan universitas dari satu almamater yang sama ini.

Kesepakatan dalam hal pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pun akan diimplementasikan dalam bentuk program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk dosen di universitas yang terletak di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia itu. Kerjasama ini berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani Jum’at, (26/05), dan dapat diperpanjang dengan persetujuan kedua belah pihak.

“Tentunya Unmul sebagai PTN yang ada di Kaltim selaku pembina, dalam rangka membimbing perguruan tinggi kami untuk berbenah diri. Oleh karena itu harapan kita nanti, selain sesama PTN, dan kita juga memilki sarana dan prasarana yang kurang lebih sama, untuk program - program Pascasarjana di UBT bisa dilaksanakan program PPJ. Proses perkuliahan bisa melalui Teleconference dan dan E-Learning maupun teknologi lainnya, dan ini juga diperbolehkan Undang-Undang,” jelas Rektor UBT.  

Seperti saat ini diungkapkan Prof. Paton, UBT memiliki Distance Learning untuk memfasilitasi PPJ khususnya untuk program Pascasarjana. Dijelaskannya saat ini masih ada dosen di universitas yang dipimpinnya masih bergelar sarjana atau S1.

“Jika mereka harus sekolah dan meninggalkan UBT, maka proses belajar mengajar akan terhambat. Salah satu yang paling efektif adalah kerjasama ini. Ini merupakan proses percepatan PTN baru yang terletak di wilayah 3T, maka kita berharap, ini dapat dikembangkan, serta pelaksanaan Tri Dharma dibutuhkan pembinaan khusus,” tutur Alumnus Unmul ini ketika dihubungi Humas Unmul.

Dirinya pun optimis pada kerjasama ini dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun ke depan nantinya UBT akan bisa melakukan secara mandiri. “Harapannya Unmul sebagai kakak tertua dari UBT, bisa memberikan pembinaan yang luar biasa. Karena seperti diketahui Unmul PTN yang sudah lama. Apalagi Rektor saat ini begitupun saya merupakan satu almamater dari Unmul dan satu fakultas yang sama yakni Fisipol,” jelasnya. (hms/frn)         

Tinggalkan Komentar