Samarinda (14/06), Radio Republik Indonesia (RRI) Samarinda menyelenggarakan dialog interaktif yang bertempat di kawasan kampus Gunung Kelua Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman  Samarinda. Acara yang dipandu oleh presenter Rudy Mulyadi ini mengusung tema “Manajemen Pendidikan Sekolah di Kalimantan Timur Menghadapi Tantangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara”.

Dialog ini menghadirkan narasumber yakni Prof. Dr. Susilo S.Pd, M.Pd, Dekan FKIP Universitas Mulawarman, dan Dr. Bibit Suhatmady, M.Pd Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Keduanya memberikan pandangan mendalam tentang peran pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang siap menyambut tantangan baru dengan hadirnya IKN Nusantara.




Dalam paparannya, Prof. Susilo menekankan bahwa Kalimantan Timur memiliki peluang besar dengan adanya IKN. Namun, ia juga menggarisbawahi pentingnya regulasi yang lebih jelas serta otonomi pendidikan yang lebih luas bagi sekolah-sekolah di wilayah ini. “Kolaborasi antara universitas dan sekolah sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Prof. Susilo. Beliau juga menekankan bahwa lulusan universitas lokal harus mampu bersaing dengan lulusan dari luar daerah, mengingat tantangan global yang semakin ketat.

Dr. Bibit Suhatmady menambahkan bahwa FKIP Universitas Mulawarman telah melakukan berbagai persiapan, termasuk pengembangan kurikulum yang mampu menghasilkan tenaga kerja siap pakai, khususnya di bidang pendidikan. Selain itu, FKIP juga berfokus pada pengembangan industri bahasa, yang diprediksi akan menjadi kebutuhan penting di IKN.



Selama sesi tanya jawab, diskusi semakin hidup dengan partisipasi penelepon dari berbagai daerah. Pak Ahmad Irawan dari Bandung mengusulkan agar pemerintah memberikan perhatian lebih kepada warga yang memiliki keterampilan meskipun tidak memiliki legalitas pendidikan formal. Sementara itu, Pak Suwandi, alumni Universitas Mulawarman, menyarankan agar metode pembelajaran diperbarui dan ditingkatkan agar lulusan mampu bersaing secara nasional dan internasional. Pak Budiman Arif dari Samarinda menekankan pentingnya membangun mentalitas, kualitas, dan kreativitas dalam pendidikan serta menyarankan perguruan tinggi untuk menyediakan asrama bagi mahasiswa dari luar daerah.



Secara keseluruhan, dialog ini berhasil menyoroti berbagai aspek penting dalam manajemen pendidikan di Kalimantan Timur. Dengan adanya IKN Nusantara, perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan menjadi kunci utama dalam mendukung pembangunan wilayah ini. FKIP Universitas Mulawarman sebagai salah satu lembaga pendidikan terkemuka di Kalimantan Timur, siap berperan aktif dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi. (cik)



Link Youtube :



Penulis : Cicik Suci Alami
Layout : Rosalina

Sumber Youtube RRI Samarinda

berita humasfkipunmul