Jumat, 02 Januari 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman melaksanakan kegiatan Benchmarking Zona Integritas (ZI) ke Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 29–30 Desember 2025, sebagai bagian dari upaya FKIP Universitas Mulawarman dalam memperkuat tata kelola fakultas menuju implementasi Zona Integritas yang berkelanjutan.

Kunjungan benchmarking FKIP Universitas Mulawarman dipimpin langsung oleh Dekan FKIP UNMUL, Prof. Dr. Susilo, M.Pd, dan dihadiri oleh Ketua Pusat Penjaminan Mutu Fakultas (P2MF) FKIP, Dr. H. Akhmad, M.Kes, serta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKIP UNMUL, Prof. Dr. Mukhamad Nurhadi, M.Si. Rombongan FKIP UNMUL disambut oleh pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA, yakni Dekan FIP UNESA, Prof. Dr. Mochamad Nursalim, M.Si, Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Budi Purwoko, S.Pd., M.Pd, dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan benchmarking ini bertujuan untuk menggali praktik baik (best practices) penerapan Zona Integritas di FIP UNESA yang telah terintegrasi dengan kriteria Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 2.0. Sejumlah area strategis menjadi fokus pembahasan, meliputi Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM Aparatur, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, serta Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

 

Pada area Manajemen Perubahan, diskusi difokuskan pada penguatan peran pimpinan fakultas, koordinator program studi, dan agen perubahan dalam menumbuhkan budaya integritas hingga ke tingkat program studi. Selain itu, dibahas pula berbagai inovasi agar Zona Integritas tidak hanya dipahami sebagai pemenuhan administrasi, melainkan menjadi budaya kerja yang diterapkan secara konsisten.

Sementara itu, pada area Penataan Tata Laksana, peserta benchmarking mempelajari strategi penyederhanaan dan digitalisasi layanan akademik maupun nonakademik, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara konsisten di setiap unit, serta sistem pengendalian untuk mencegah duplikasi dan ketidakefisienan layanan. Aspek pengelolaan sumber daya manusia aparatur juga menjadi perhatian, khususnya integrasi penilaian kinerja dengan nilai integritas dan kualitas pelayanan, pemerataan beban kerja, serta penerapan sistem penghargaan dan sanksi.

Melalui kegiatan benchmarking ini, FKIP Universitas Mulawarman diharapkan memperoleh referensi dan inspirasi dalam memperkuat implementasi Zona Integritas di lingkungan fakultas secara lebih sistematis, terukur, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas tata kelola serta pelayanan publik.  (cik)


Humas dan TI FKIP 
Universitas Mulawarman

berita humasfkip