Samarinda, 6 Desember 2025 — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman melalui Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) resmi menyelenggarakan Yudisium PPG FKIP Lulusan Calon Guru Gelombang 1 Tahun 2025 pada Sabtu, 6 Desember 2025, bertempat di Hotel Puri Senyiur Samarinda. Acara yang berlangsung secara hybrid ini dimulai pukul 13.30 hingga 17.00 WITA dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Universitas Mulawarman serta FKIP, termasuk Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Lambang Subagiyo, M.Si; Dekan FKIP, Prof. Dr. Susilo, M.Pd; para wakil dekan; Ketua Senat FKIP; Koordinator Program Studi PPG; serta ketua dan sekretaris jurusan di lingkungan FKIP.
Sebanyak 234 lulusan mengikuti yudisium, terdiri dari 182 peserta luring dan 52 peserta daring. Para lulusan berasal dari sembilan program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Guru PAUD, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. PGSD menjadi program studi dengan jumlah lulusan terbanyak, yaitu 115 peserta.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Akademik memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan profesi guru dengan baik. Sementara itu, Dekan FKIP, Prof. Dr. Susilo, M.Pd, menyampaikan beberapa pesan penting. Beliau menegaskan kembali semangat “Unmul Unggul” sebagai komitmen peningkatan kualitas lulusan. Beliau juga menekankan pentingnya pengisian tracer study oleh seluruh lulusan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan institusi. Selain itu, Prof. Susilo mengingatkan bahwa para lulusan akan menghadapi karakter generasi muda yang terus berkembang, sehingga para guru profesional harus adaptif terhadap perubahan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa lulusan harus bangga menjadi bagian dari Universitas Mulawarman sekaligus terus memperdalam pemahaman terhadap almamaternya. Di akhir sambutannya, beliau mengingatkan bahwa mengajar harus dilakukan dengan keikhlasan karena “mendidik dengan ikhlas adalah tabungan kita di masa depan.”
Kegiatan yudisium berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh kebanggaan, menandai langkah awal para calon guru profesional untuk siap mengabdi dan berkontribusi dalam dunia pendidikan Indonesia. (cik)
Link Dokumentasi Kegiatan :
Humas dan TI FKIP
Universitas Mulawarman