Samarinda – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif bertema “Menjadi Edupreneur Muda: Peluang Bisnis Kursus di Era AI dan Digital”, Selasa (4/8/2026). Kegiatan berlangsung pukul 10.00–12.00 WITA di Ruang Rapat Lantai 3 Dekanat FKIP Universitas Mulawarman dan dilaksanakan secara hybrid melalui Zoom Meeting.
Pelatihan ini merupakan salah satu upaya FKIP Universitas Mulawarman dalam mendorong pengembangan wawasan kewirausahaan mahasiswa, khususnya dalam melihat peluang usaha di bidang pendidikan yang semakin berkembang seiring dengan kemajuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi digital.
Kegiatan diikuti oleh mahasiswa aktif FKIP Universitas Mulawarman dengan sekitar 50 mahasiswa hadir secara langsung di lokasi kegiatan dan sekitar 30 mahasiswa lainnya mengikuti secara daring. Pelaksanaan secara hybrid memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa untuk tetap berpartisipasi meskipun tidak dapat hadir secara langsung.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FKIP Universitas Mulawarman, Dr. Bibit Suhatmady, M.Pd. Kehadiran kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas untuk membekali mahasiswa tidak hanya dengan kompetensi akademik dan kependidikan, tetapi juga kemampuan adaptasi, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja dan industri pendidikan.
Pelatihan menghadirkan Agus Syahiddin, M.Pd., dari English’s Friends (EFRI) by WELTS, Canada, sebagai narasumber. Sementara itu, jalannya kegiatan dipandu oleh Kurniawan Suryatama, M.Pd. sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, narasumber membahas berbagai peluang pengembangan bisnis kursus pada era AI dan digital. Perkembangan teknologi membuka ruang yang semakin luas bagi generasi muda untuk membangun layanan pendidikan yang kreatif, inovatif, fleksibel, dan mampu menjangkau peserta didik tanpa terbatas ruang dan waktu.
Bisnis kursus saat ini tidak lagi hanya mengandalkan pembelajaran secara konvensional. Kehadiran berbagai platform digital, media sosial, sistem pembelajaran daring, hingga teknologi berbasis AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung penyusunan materi, pengelolaan pembelajaran, pemasaran, komunikasi dengan peserta didik, serta pengembangan layanan pendidikan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa juga didorong untuk melihat latar belakang mereka sebagai calon pendidik sebagai sebuah potensi dalam membangun usaha di sektor pendidikan. Kompetensi pedagogis, penguasaan bidang keilmuan, kemampuan berkomunikasi, serta kreativitas dalam mengembangkan metode pembelajaran dapat menjadi modal penting untuk merintis usaha sebagai seorang edupreneur.
Konsep edupreneurship menjadi semakin relevan di tengah transformasi digital karena menggabungkan semangat kewirausahaan dengan inovasi dalam bidang pendidikan. Mahasiswa dapat mengembangkan berbagai bentuk usaha, mulai dari kursus dan bimbingan belajar, kelas daring, pelatihan keterampilan, pengembangan konten edukatif, hingga layanan pendidikan berbasis teknologi.
Selain memperoleh wawasan mengenai peluang usaha, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan keberanian mahasiswa untuk mulai mengembangkan ide bisnis sejak berada di bangku perkuliahan. Kemampuan membaca kebutuhan masyarakat, mengembangkan inovasi, memanfaatkan teknologi, serta membangun layanan yang memiliki nilai tambah menjadi bagian penting dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan dan ekonomi kreatif.
Pelatihan Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif ini sekaligus menjadi bentuk komitmen FKIP Universitas Mulawarman dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu menjadi lulusan yang adaptif dan memiliki daya saing. Tidak hanya dipersiapkan sebagai tenaga pendidik profesional, mahasiswa juga didorong untuk mampu menciptakan peluang serta memberikan kontribusi melalui inovasi dan kewirausahaan di bidang pendidikan.
Melalui kegiatan bertema “Menjadi Edupreneur Muda: Peluang Bisnis Kursus di Era AI dan Digital”, FKIP Universitas Mulawarman berharap mahasiswa semakin siap memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang untuk menghasilkan berbagai inovasi pendidikan yang kreatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Humas dan TI FKIP (cik)
Universitas Mulawarman