Nusantara – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman secara resmi menyerahkan 86 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata–Pengenalan Lapangan Persekolahan (KKN-PLP) dan Asistensi Mengajar kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan penerimaan dilaksanakan pada Senin, 13 Juli 2026, pukul 10.00–11.30 WITA, di Kantor Otorita Ibu Kota Nusantara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan FKIP Universitas Mulawarman, Prof. Dr. Susilo, M.Pd.; Wakil Dekan Bidang Akademik, Prof. Dr. Azainil, M.Si.; Wakil Dekan Bidang Umum, SDM, dan Keuangan, Prof. Dr. H. Mukhamad Nurhadi, M.Si.; serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Bibit Suhatmady, M.Pd.
Turut hadir Kepala Unit Praktik Kependidikan dan Magang Profesi, Dr. Agung Rahmadani, S.Pd., M.Pd.; Koordinator Magang KKN-PLP, Dr. Fitri Aida Sari, S.Pd., M.Pd.; serta jajaran pengelola dan pendamping kegiatan lainnya.
Dari Otorita IKN, mahasiswa diterima langsung oleh Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Dr. Drs. Alimudin, M.Si., bersama jajaran terkait.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dari Otorita IKN dan dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selanjutnya, Dekan FKIP Universitas Mulawarman secara resmi menyerahkan mahasiswa KKN-PLP dan Asistensi Mengajar kepada Otorita IKN untuk melaksanakan pengabdian, praktik kependidikan, dan berbagai program inovatif di wilayah IKN.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Susilo, M.Pd. menekankan pentingnya mahasiswa memiliki mimpi, visi, harapan, dan tekad yang kuat ketika terjun langsung ke tengah masyarakat. Menurutnya, kondisi di lapangan akan berbeda dengan lingkungan perkuliahan sehingga mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan beradaptasi, berinteraksi, dan mengambil keputusan secara tepat.
Dekan juga mendorong mahasiswa untuk berpikir melampaui kebiasaan dengan mengandalkan kreativitas dan inovasi. Kehadiran IKN sebagai kawasan strategis nasional akan membuka persaingan yang semakin luas, baik pada tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, mahasiswa FKIP Unmul diharapkan tidak hanya menguasai pengetahuan akademik, tetapi juga teknologi, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan keterampilan sosial.
“Kegiatan KKN-PLP menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun karakter, memperluas relasi profesional, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan sekolah tempat mereka bertugas,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak takut mengambil keputusan. Setiap keputusan perlu dilakukan secara cepat, akurat, dan berdasarkan data. Mahasiswa juga diharapkan mampu menjaga hubungan baik dengan sesama anggota kelompok, pihak sekolah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan di wilayah penempatan.
Sementara itu, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Dr. Drs. Alimudin, M.Si., menyambut baik kehadiran mahasiswa FKIP Universitas Mulawarman. Ia menantang para mahasiswa untuk tidak melaksanakan KKN secara biasa-biasa saja, tetapi benar-benar tampil sebagai agen perubahan yang mampu melahirkan ide dan inovasi bagi masyarakat serta dunia pendidikan di IKN.
Menurutnya, IKN merupakan kawasan strategis yang sedang mengembangkan sistem tata kelola pemerintahan dan pendidikan berkualitas tinggi. Pendidikan menjadi salah satu fondasi penting untuk mencapai target pembangunan IKN, termasuk dalam mencegah pertumbuhan kemiskinan pada masa mendatang.
Mahasiswa juga didorong untuk membawa perubahan nyata di sekolah tempat bertugas, menjadi mentor, membangun kepemimpinan, serta berani menyampaikan gagasan inovatif. Kegiatan KKN-PLP diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan mengambil keputusan yang tepat pada waktu yang tepat.
Dalam kesempatan tersebut, Alimudin turut menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di IKN. Sistem pendidikan tersebut dirancang dengan standar berkualitas dan terintegrasi antara tingkat pendidikan. Persiapan kemampuan bahasa Inggris bagi calon peserta didik lokal juga menjadi salah satu perhatian agar mereka mampu mengikuti pembelajaran berstandar internasional.
Otorita IKN berharap mahasiswa FKIP Universitas Mulawarman dapat menemukan pengalaman dan momentum pembelajaran yang berharga selama pelaksanaan kegiatan. Setelah menyelesaikan KKN-PLP dan Asistensi Mengajar, para mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.
Selain melaksanakan program pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa juga diharapkan turut menyampaikan informasi yang positif dan faktual mengenai perkembangan pembangunan IKN. Hal tersebut penting untuk membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus menangkal berbagai informasi keliru atau hoaks.
Pelaksanaan KKN-PLP dan Asistensi Mengajar di wilayah IKN merupakan tindak lanjut kerja sama antara FKIP Universitas Mulawarman dan Otorita IKN. Melalui kegiatan ini, FKIP Unmul berkomitmen untuk terus menghadirkan program pendidikan yang relevan, berdampak, dan berkontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Timur serta Ibu Kota Nusantara.